Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena

Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena

Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena

Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena – Di masa lalu, orang hanya fokus pada lima jenis nutrisi: yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, kemudian serat makanan dimasukkan sebagai nutrisi keenam. Dalam beberapa tahun terakhir sebuah penelitian tentang oksigen aktif mengalami kemajuan, Fitonutrien dijadikan fokus penelitian dan sekarang dianggap sebagai nutrisi yang ketujuh. Karotenoid adalah kunci yang mewakili Fitonutrien yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Bagi mereka yang ingin melakukan diet seimbang, karotenoid harus lebih diperhatikan.

 

Fitokimia – nutrisi yang berasal dari tanaman

Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena dalam kata “fitokimia”, “nabati” berarti “tanaman”. Karena S Lutena menggunakan bahan dasar alami dari ekstrak buah dan sayuran. Nabati mengacu pada nutrisi yang berasal dari tanaman. Dari karotenoid pada wortel dan bayam. Polyphends terkandung dalam teh dan wine, Antosianidin di bluebemis, Lycopene dalam tomat dan Isoflavon dalam kacang kedelai, saat ini ada ribuan Fitokimia yang sudah dikenal.

 

  1. Lutein – Nutrisi yang tersimpan di daerah kuning (yellow spot area) pada mata dan kulit

Salah satu jenis Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena yaitu lutein kadungan yang tersimpan dalam mata dan kulit. Kubis, bahan untuk membuat “Jus Sayuran”, dan bayam adalah salah satu jenis sayuran kuning-hijau yang kaya akan lutein. Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena Lutein adalah anti-oksidan yang kuat dan dapat mencegah lemak berbahaya dalam retina menjadi over-oksidasi, serta menyerap sinar biru, dan mencegah retina dari kerusakan. Lutein yang ada pada Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena terkandung dalam bayam (kandungan setiap 100g bayam yang kita konsumsi) 10,20mg.

 

  1. Zeaxanthin – Komposisi yang serupa dengan lutein Tersimpan dalam jumlah besar di daerah titik kuning mata kita

Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena Zeaxanthin memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan Lutein. Merupakan anggota dari pigmen kuning jeruk dan dapat ditemukan dalam jumlah besar pada tanaman seperti jagung, dan kesemek manis Jepang yang biasa disebut “Fuyu”, serta teh hijau, kuning telur, keduanya tersimpan di daerah titik kuning pada mata. Penelitian terakhir menunjukan bahwa Lutein dan Zeaxanthin dapat ditemukan di area berbeda pada retina. Pusat titik kuning mata memiliki rasio yang lebih tinggi untuk Zeaxanthin, sementara di daerah pinggirnya didominasi oleh Lutein. Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena Zeaxanthin terkandung dalam buah Kesemek Jepang/Fuyu (kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi) 0,24mg.

 

  1. Lycopene – Pigmen warna merah pada buah tomat mempunyai efek antioksidan yang kuat

Lycopene dapat dijumpai pada pigmen warna merah dalam buah tomat. Ketika terjemur di bawah sinar matahari, tomat akan melindungi dirinya sendiri dari terik sinar matahari dengan cara memproduksi lycopene. Seperti Lutein, Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena Lycopene dapat berfungsi sebagai antioksidan. Ada ungkapan di dataran Eropa, bahwa : “ ketika buah tomat berubah warna menjadi merah, maka wajah para dokter berubah menjadi hijau”. Dari ungkapan ini dapat dilihat bahwa buah tomat dan hidup sehat memiliki hubungan yang sangat erat. Makanan olahan dapat menghilangkan manfaat Lycopene lebih besar dibandingkan dengan sayuran segar. Menambahkan minyak saat memasak dapat meningkatkan kandungan minyak dalam tubuh, oleh karena itu kita membutuhkan Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena yaitu Lycopene untuk membantu melarutkan lemak tersebut. Lycopene terkandung dalam buah Tomat (kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi) 3,10mg.

 

  1. α – β Karotin – Karotin diubah menjadi vitamin A dalam tubuh

Baik α dan β-karotin ditemukan pada pigmen kuning dan oranye dalam wortel dan labu. Karena kedua pigmen tersebut tersimpan secara alami, maka sejak dulu telah digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan, minuman, dan kosmetik. Karotin yang ada pada Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena akan diubah menjadi Vitamin A sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena keduanya penting untuk tubuh, para ahli dengan giat telah melakukan penelitian pada keduanya selama bertahun-tahun. Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena pada Karotin yang belum mengalami transformasi memiliki efek antioksidan yang lebih tinggi. Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena karotin dalam wortel α- karotin/β- karotin (kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi) α- karotin 3,6mg β- karotin 7,9mg dan kandungan karotin dalam Labu α- karotin /β- karotin (kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi) α- karotin 0,012mg β- karotin 0,82mg.

 

  1. Crocetin – Karotenoid alami yang telah diteliti dengan cermat oleh para peneliti di seluruh dunia

Crocetin dapat ditemukan dalam buah bunga melati, serta dalam benang sari dan putik dari kunyit. Fungsi Crocetin pada Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena dapat melarutkan lemak dan air. Ciri khasnya yang paling menonjol adalah volume molekulnya yang sangat kecil, yang membuatnya mudah diserap oleh tubuh. Baru-baru ini para peneliti di seluruh dunia telah melakukan penelitian yang mendalam tentang bagaimana crocetin dapat meredakan kelelahan mata. Sebagai contoh Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena yang ditemukan pada bunga melati, molekul-molekul berwarna yang ditemukan dalam buah bunga ini mengandung zat glukosa “Crocetin (Crocetin Glikosida)” yang larut dalam air. Pigmen warna ini bisa dikatakan sebagai pewarna alami yang aman, dan sudah sejak lama digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan ringan yang terbuat dari beras dengan rasa yang manis (wagashi). Crocetin disini adalah crocetin tanpa gula, dari 750kg buah bunga melati hanya dapat menghasilkan 1kg crocetin, dengan demikian crocetin merupakan karotenoid alami yang berharga. – Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena

 

 

 

Kandungan Nutrisi Dalam S Lutena

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*