Komposisi S.Lutena

Komposisi S.Lutena

Didesain khusus untuk orang-orang yang sibuk dalam kehidupan modern. S. LUTENA terdiri dari β-Karotin & α-Karotin yang bisa menambah energi penting dalam tubuh dengan jumlah yang lebih besar.

 

Informasi Nilai Gizi Komposisi S.Lutena setiap 3 kapsul (1.62g)

  • Kalori                              1 kca
  • α-karoten                      840 μg
  • Protein                           54 g
  • β-karoten                      2020 μg
  • Lemak                           78 g
  • Vitamin                         8 mg
  • Ekstrak blackcurrant 0 mg
  • Lutein                           0 mg
  • Karbohidrat                 24 g
  • Lycopene                     16 mg
  • Sodium                        22 mg
  • Bunga Kacapiring         0 mg
  • DHA                                7 mg

 

Komposisi S.Lutena

Komposisi S.Lutena

Komposisi S.Lutena

Di masa lalu, orang hanya fokus pada lima jenis nutrisi – protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, kemudian serat makanan dimasukkan sebagai nutrisi keenam. Dalam beberapa tahun terakhir sebuah penelitian tentang oksigen aktif mengalami kemajuan, Fitonutrien dijadikan fokus penelitian dan sekarang dianggap sebagai nutrisi yang ketujuh. Karotenoid adalah kunci yang mewakili Fitonutrien yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Bagi mereka yang ingin melakukan diet seimbang, karotenoid harus lebih diperhatikan.

 

  • Fitokimia

Komposisi S.Lutena yang petama Dalam kata “fitokimia”, “nabati” berarti “tanaman”. Nabati mengacu pada nutrisi yang berasal dari tanaman. Dari karotenoid pada wortel dan bayam. Polyphends terkandung dalam teh dan wine, Antosianidin di bluebemis, Lycopene dalam tomat dan Isoflavon dalam kacang kedelai, saat ini ada ribuan Fitokimia yang sudah dikenal.

 

  • Lutein

Nutrisi yang tersimpan di daerah kuning (yellow spot area) pada mata dan kulit. Salah satu jenis Komposisi S.Lutena  karotenoid, yaitu lutein tersimpan dalam mata dan kulit. Kubis, bahan untuk membuat “Jus Sayuran”, dan bayam adalah salah satu jenis sayuran kuning-hijau yang kaya akan lutein.

Lutein adalah anti-oksidan yang kuat dan dapat mencegah lemak berbahaya dalam retina menjadi over-oksidasi, serta menyerap sinar biru, dan mencegah retina dari kerusakan.

Lutein terkandung dalam bayam (kandungan setiap 100g bayam yang kita konsumsi) 10.20mg

 

  • Zeaxanthin

Komposisi S.Lutena yang serupa dengan lutein Tersimpan dalam jumlah besar di daerah titik kuning mata kita. Zeaxanthin memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan lutein. Merupakan anggota dari pigmen kuning jeruk dan dapat ditemukan dalam jumlah besar pada tanaman seperti jagung, dan kesemek manis Jepang yang biasa disebut “Fuyu”, serta teh hijau, kuning telur, keduanya tersimpan di daerah titik kuning pada mata. Penelitian terakhir menunjukan bahwa Komposisi S.Lutena Lutein dan zeaxanthin dapat ditemukan di area berbeda pada retina. Pusat titik kuning mata memiliki rasio yang lebih tinggi untuk zeaxanthin, sementara di daerah pinggirnya didominasi oleh Lutein. hati dan lemak hewani. Melalui proses metabolisme, Komposisi S.Lutena lutein berubah menjadi zeaxanthin, keduanya tersimpan di daerah titik kuning pada mata. Penelitian terakhir menunjukan bahwa Lutein dan zeaxanthin dapat ditemukan di area berbeda pada retina. Pusat titik kuning mata memiliki rasio yang lebih tinggi untuk zeaxanthin, sementara di daerah pinggirnya didominasi oleh Lutein.

Komposisi S.Lutena Zeaxanthin terkandung dalam buah Kesemek Jepang/FUYU(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi) 0.24mg

 

  • Lycopene

Pigmen warna merah pada buah tomat mempunyai efek antioksidan yang kuat. Lycopene dapat dijumpai pada pigmen warna merah dalam buah tomat. Ketika terjemur di bawah sinar matahari, tomat akan melindungi dirinya sendiri dari terik sinar matahari dengan cara memproduksi lycopene.

Seperti Lutein, Komposisi S.Lutena Lycopene dapat berfungsi sebagai antioksidan.

Ada ungkapan di dataran Eropa, bahwa : “ ketika buah tomat berubah warna menjadi merah, maka wajah para dokter berubah menjadi hijau”. Dari ungkapan ini dapat dilihat bahwa buah tomat dan hidup sehat memiliki hubungan yang sangat erat. Makanan olahan dapat menghilangkan manfaat Lycopene lebih besar dibandingkan dengan sayuran segar. Menambahkan minyak saat memasak dapat meningkatkan kandungan minyak dalam tubuh, oleh karena itu kita membutuhkan Komposisi S.Lutena Lycopene untuk membantu melarutkan lemak tersebut.

Komposisi S.Lutena Lycopene terkandung dalam buah Tomat (kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi) 3.10mg

 

  • α – β Karotin

Komposisi S.Lutena Karotin diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Baik α dan β-karotin ditemukan pada pigmen kuning dan oranye dalam wortel dan labu. Karena kedua pigmen tersebut tersimpan secara alami, maka sejak dulu telah digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan, minuman, dan kosmetik. Komposisi S.Lutena Karotin akan diubah menjadi Vitamin A sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena keduanya penting untuk tubuh, para ahli dengan giat telah melakukan penelitian pada keduanya selama bertahun-tahun.

Karotin yang belum mengalami transformasi memiliki efek antioksidan yang lebih tinggi.

karotin dalam Wortel Kandungan α- karotin /β- karotin

(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)

  • α- karotin 3.6mg
  • β- karotin 7.9mg

Karotin dalam Labu Kandungan α- karotin /β- karotin

(kandungan per 100g dari bagian yang dapat dikonsumsi)

  • α- karotin 0.012mg
  • β- karotin 0.82mg

 

  • Crocetin

Komposisi S.Lutena Karotenoid alami yang telah diteliti dengan cermat oleh para peneliti di seluruh dunia. Crocetin dapat ditemukan dalam buah bunga melati, serta dalam benang sari dan putik dari kunyit. Fungsi Komposisi S.Lutena Crocetin dapat melarutkan lemak dan air. Ciri khasnya yang paling menonjol adalah volume molekulnya yang sangat kecil, yang membuatnya mudah diserap oleh tubuh. Baru-baru ini para peneliti di seluruh dunia telah melakukan penelitian yang mendalam tentang bagaimana crocetin dapat meredakan kelelahan mata.

Sebagai contoh bunga melati, molekul-molekul berwarna yang ditemukan dalam buah bunga ini mengandung zat glukosa “Crocetin (Crocetin Glikosida)” yang larut dalam air. Pigmen warna ini bisa dikatakan sebagai pewarna alami yang aman, dan sudah sejak lama digunakan sebagai pewarna tambahan pada makanan ringan yang terbuat dari beras dengan rasa yang manis (wagashi).

Komposisi S.Lutena Crocetin disini adalah crocetin tanpa gula, dari 750kg buah bunga melati hanya dapat menghasilkan 1kg crocetin, dengan demikian crocetin merupakan karotenoid alami yang berharga.

 

Komposisi S.Lutena

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*