S Lutena – Hal yang harus diketahui

S Lutena – Hal yang harus diketahui

Fungsi S-Lutena

S Lutena – Hal yang harus diketahui. Berkat khasiat dan testimoninya yang luar biasa, serta bukti yang nyata, S Lutena kian menjadi primadona di antara sekian banyak produk Suplemen Kesehatan yang kini beredar di Indonesia. Dengan demikian, semakin banyak pula kebutuhan akan informasi yang berhubungan dengan produk ini.

Berikut ini ada 5 hal penting yang harus diperhatikan ketika Anda memutuskan untuk mulai mengkonsumsi suplemen S Lutena:

 

  1. Jangan Samakan S Lutena Dengan Obat

Ada yang menanyakan kepada kami: “Apakah setelah konsumsi S Lutena, obat dokter boleh distop?” S Lutena bukan obat, melainkan suplemen nutrisi, jadi fungsi dan cara kerjanya berbeda dengan obat. Oleh sebab itu, jangan disamakan dengan obat. Kami juga tidak pernah menyarankan S Lutena sebagai pengganti obat.

 

Jadi sebaiknya obat dokter jangan segera dihentikan, tetapi sebaiknya dikonsultasikan lebih dahulu kepada dokter. Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, biarlah dokter yang memutuskan apakah dosis obat sudah bisa diturunkan atau dihentikan sama sekali.

Obat biasanya langsung bereaksi pada bagian tubuh / penyakit yang akan diobati. Misalnya obat jantung, langsung bereaksi pada organ jantung. Atau obat darah tinggi, dapat langsung menurunkan tekanan darah. Atau obat diabetes, bisa segera menurunkan kadar gula dalam darah.

 

Berbeda dengan obat, S Lutena seringkali tidak langsung bereakasi seperti yang kita inginkan. Reaksinya lebih ditentukan oleh kebutuhan masing-masing orang menurut kondisi kesehatannya. Organ atau bagian tubuh mana yang paling penting dan membutuhkan penanganan terlebih dahulu, biasanya itulah yang akan diprioritaskan pemulihannya, dan bisa juga terjadi proses pemulihan secara bersamaan pada beberapa organ tubuh.

 

Oleh karena itu, tidak perlu heran jika ada yang konsumsi S Lutena untuk menurunkan minus mata, namun ternyata sistem pencernaannya yang lebih dahulu diperbaiki. Ada pula yang ingin segera sembuh penyakit kataraknya, tapi ternyata gula darahnya dahulu yang dinormalkan. Ada yang mau penyakit glukomanya sembuh, tapi ternyata hipertensi dan kondisi liver-nya dahulu yang dipulihkan.

Selain itu, S Lutena juga punya beberapa kelebihan dibandingkan dengan obat kimia sintetis, antara lain:

  • Obat pada umumnya bersifat racun, sebaliknya S Lutena justru membantu menetralisir dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  • Obat bekerja 1 arah, misalnya obat penurun tekanan darah atau gula darah, harus dihentikan konsumsinya jika tekanan / gula darah telah mencapai batas normal, jika diteruskan mungkin dapat membahayakan kesehatan. Sedangkan S Lutena bekerja 2 arah, jadi dapat membantu menormalkan tekanan darah yang terlalu tinggi ataupun rendah, sehingga tidak bermasalah jika terus dikonsumsi setiap hari walaupun tekanan / kadar gula darah sudah normal.
  • Obat efektif hanya pada organ / bagian tubuh tertentu, namun mungkin bersifat merusak pada organ tubuh lainnya. Tetapi S Lutena bermanfaat bagi seluruh organ tubuh tanpa kecuali.
  • Obat umumnya mempunyai efek samping jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Namun S Lutena tidak ada efek samping, malahan sangat baik jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Dan lain sebagainya

 

  1. Jangan Untuk Coba-Coba

Tidak jarang orang membeli S Lutena dengan maksud “coba dulu deh… Kalo bagus, saya teruskan.” Tetapi karena S Lutena bukan obat, dan kebutuhan tiap-tiap orang berbeda, maka reaksinya seringkali tidak seperti yang diharapkan [lihat contoh tadi diatas]. Kebanyakan dari mereka berhenti konsumsi sebelum merasakan pemulihan kesehatannya.

 

Pada tahun 2010, ketika saya pertama kali dikenalkan Super Lutein (saat itu kami masih harus membeli produk di Salon Singapore, sebab Naturally Plus belum buka cabang di Indonesia), saya sangat takjub karena hanya konsumsi 4 kapsul saja, dalam tempo kurang dari 1 jam, penglihatan saya menjadi lebih terang dan dapat membaca tulisan yang semula berada di luar jarak pandang saya. Jadi sejak itu, saya selalu merekomendasikannya sebagai obat mata minus.

 

Suatu ketika ada seorang teman yang matanya minus 7 mencoba membeli S Lutena. Setelah habis 1 botol, ia tidak merasakan efek sama sekali pada matanya. Tetapi ia terus mengkonsumsi karena tubuhnya terasa lebih fit dan berstamina. Setelah habis 5 botol ternyata minus matanya juga belum turun sama sekali. Saya jadi malu, karena saya awalnya memang merekomendasikan produk ini untuk mata minusnya. Untung saja ia tidak berhenti konsumsi, sebab ketika mulai konsumsi botol ke-6, setiap bulan ia harus ganti kacamata karena minusnya turun terus.

 

Oleh sebab itu, bagi Anda yang “ingin coba-coba dulu”, saya sarankan sebaiknya Anda jangan membeli S Lutena saja. Daripada Anda kecewa karena telah membeli 1-2 botol tapi belum merasakan keajaiban khasiatnya, lalu menebarkan issue negatif tentang S Lutena.

 

Jika Anda memang sudah memutuskan untuk mengkonsumsi, sebaiknya jangan hanya untuk coba-coba. Anda harus berkomitment untuk mengkonsumsi sampai pemulihan itu terjadi, karena tubuh Anda-lah yang lebih tahu, sebenarnya berapa botol S Lutena yang Anda butuhkan. Jika kebutuhannya telah terpenuhi, kesehatan Anda tentu akan pulih dengan sendirinya.

 

Kalau memang Anda ingin mendapatkan kepastian apakah S Lutena sungguh bermanfaat bagi kesehatan Anda atau tidak, kami sarankan Anda mencoba konsumsi secara rutin sesuai dosis yang disarankan, setidaknya selama 3 sampai 6 bulan, atau antara 10 sampai 15 botol [semakin berat penyakitnya, semakin banyak pula jumlah yang dibutuhkan tubuh]. Selain itu, Anda juga harus menjalani gaya hidup dan pola makan yang sehat. Sebab salah seorang konsumen saya pernah mengeluhkan bahwa matanya masih buram walaupun sudah konsumsi S Lutena sampai 10 botol dengan dosis 2×3 kapsul / hari. Tapi belakangan saya baru tahu dari istrinya bahwa suaminya itu tidak mau menghentikan kebiasaan merokok sehari 2 bungkus.

 

  1. Jangan Kuatir Over Dosis

Bagi penderita penyakit berat dan kritis (kecuali penderita sakit ginjal), umumnya kami selalu sarankan konsumsi dosis S Lutena yang agak tinggi, yaitu: antara 3×3 kapsul / hari sampai 3×5-10 kapsul / hari. Tetapi untuk penyakit yang lebih ringan sekalipun, jika minum dosis yang lebih tinggi dari dosis normal (1×3 kapsul / hari), terbukti malahan dapat mempercepat reaksi pemulihan.

Seringkali orang kuatir over dosis dengan dosis S Lutena yang kami sarankan dan mengurangi sendiri dosis yang dikonsumsinya. Akibatnya, reaksi pemulihan kesehatannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan semula.

 

Tidak seperti obat-obatan kimia sintetis yang pada umumnya berbahaya jika dikonsumsi melebihi dosis yang direkomendasikan, S Lutena diklaim tidak akan menimbulkan efek over dosis bila dikonsumsi di bawah 30 kapsul / hari. Tetapi sudah banyak orang yang membuktikan dengan mengkonsumsi S Lutena hingga di atas 50 kapsul / hari tanpa mengalami over dosis.

 

General Manager PT. Naturally Plus Indonesia (2010-2013), Mr. Yasuhiro J. Itoga pernah membuktikan sendiri dengan cara minum langsung 100 kapsul / hari tanpa merasakan efek over dosis. Bahkan Mr. Raymond Chung (member Naturally Plus Malaysia) memberikan kesaksian bahwa di Naturally Plus Taiwan sudah pernah ada yang mencoba konsumsi S Lutena sampai 4 botol (400 kapsul) / hari, ternyata juga tidak ada efek samping sama sekali.

 

  1. Jangan Takut Efek Samping

S Lutena pada dasarnya hanyalah suplemen nutrisi yang tidak mengandung zat kimia sintetis, sehingga jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang disarankan, tidak akan menimbulkan efek samping, walaupun dikonsumsi untuk jangka waktu yang panjang. S Lutena aman bagi segala usia, bahkan sangat disarankan sebagai suplemen kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui.

Yang mungkin muncul pada saat konsumsi S Lutena adalah efek / reaksi pemulihan (healing crisis), tetapi reaksi itu juga tidak selalu terjadi dan bukan merupakan efek samping. Efek pemulihan adalah munculnya gejala serupa dengan gejala penyakit sebagai reaksi normal yang mungkin timbul pada saat sel-sel tubuh sedang dalam proses pemulihan. Reaksinya juga bertahap dan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada kondisi kesehatannya.

Jika proses pemulihan kesehatan telah mencapai kondisi tertentu, maka gejala-gejalanya akan hilang dengan sendiri.

 

  1. Jangan Tergiur Dengan Harga Murah

Bagi Anda yang sungguh-sungguh mengharapkan akan pemulihan kesehatan dan ingin menyaksikan sendiri keajaiban khasiat pemulihan S Lutena, jangan sekali-kali membeli dari penjual yang tidak jelas identitasnya dan jangan tergiur dengan tawaran S Lutena yang sangat murah. Karena Anda beresiko tertipu oleh penipu online atau beresiko membeli produk palsu.

 

Walaupun tidak tertutup kemungkinan ada penipu yang menjual produk palsu dengan harga asli, namun produk dengan harga yang diluar harga resmi sangat patut diragukan [harga resmi: harga non-member Rp.1.850.000,- / botol (isi 100 kapsul) atau harga member Rp.1.500.000,-] Mendapatkan produk palsu dengan harga murah, memang bukan suatu hal yang menggembirakan. Namun pasti akan lebih menyedihkan lagi, apabila Anda membeli produk palsu dengan harga asli.

 

Oleh karena itu demi keamanan dan kesehatan Anda atau anggota keluarga yang Anda kasihi, kami sangat-sangat menghimbau supaya Anda hanya membeli / mendapatkan produk S Lutena yang terjamin kualitas & keasliannya, dari member resmi Naturally Plus.

 

Tentu akan jauh lebih baik lagi, jika Anda bisa mendaftarkan diri sebagai member NP (Naturally Plus), sehingga bisa datang langsung ke kantor pusat Naturally Plus Indonesia di Jakarta, kantor cabang Medan, Surabaya, atau kantor-kantor cabang Naturally Plus lainnya di luar negeri, serta membeli sendiri S Lutena (Super Lutein) atau produk NP lainnya yang sudah bisa dipastikan manfaat & keasliannya. Selain itu, Anda pun bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan sebagai member NP, antara lain:

  • penghematan harga dengan mengambil paket member yang lebih besar,
  • berkesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari peluang bisnis Naturally Plus, dan lain sebainya.

 

 

S Lutena – Hal yang harus diketahui

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*